Berbicara yang bernilai itu tidaklah mudah

BERBICARA YANG BERNILAI ITU TIDAK MUDAH – JIKA MUDAH, SUDAH BANYAK ORANG KAYA KARENA BICARA.

Asal bicara itu memang mudah, tetapi berbicara yang meningkatkan kelas diri dan kualitas kehidupan sesama, bukanlah untuk setiap orang.

Bukankah Ir. Soekarno menyatukan dan membakar semangat rakyat untuk memerdekakan bangsa, dengan berbicara?

Bukankah Tuhan mengajarkan yang belum kita ketahui dengan kalam? (Mario Teguh)

Semua kita tentu mengenal siapa Mario Teguh, beliau sangat akrab dengan pemirsa TV dalam acara motivasi. Dulunya beliau tampil di JakTV namun belakangan beliau lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan motto MTGW alias Mario Teguh Golden Way.

Membahas  soal bicara baik  dari segi tata cara maupun kualitas-nya adalah sesuatu yang patut untuk dicermati. Dalam kehidupan sehari-hari terkadang kita bisa duduk bersama & betah ngobrol berlama-lama tanpa ada rasa bosan yang menyertainya. Padahal lawan bicara kita bukanlah lulusan sarjana atau bahkan magister dari kampus yang terkenal. Namun bila berbicara sangatlah santun, bahkan mampu membuat hati yang resah menjadi tenang, mampu mengusir rasa malas menjadi semangat yang membara.

Almarhum Ust. Rahmat Abdullah bisa kita jadikan teladan dalam hal ini, beliau tidak mempunyai ijazah sekolah formal melainkan hanya lulusan dari pesantren di negeri ini. Namun kekuatan bahasa beliau mampu menggerakkan ruh para aktifis dakwah di seantero negeri ini & bahkan juga disetiap negara-negara yang menjadi lawatan dakwah Beliau.

Sosok lain yaitu M Natsir adalah seorang negarawan Muslim, Ulama intelektual, pembaharu dan politisi Muslim Indonesia yang pengaruhnya melintasi lima benua. Dari segi pendidikan formal, beliau mengenyam pendidikan formal mulai dari HIS (Hollands Inloudse School) sampai pada level AMS (Algemme Middlebare School), ia banyak belajar ilmu pengetahuan dari barat dan mempelajari filsafat Romawi, Yunani dan Eropa. Pada usia 21 tahun Natsir sudah menguasai bahasa Belanda, Arab, Perancis, Inggris dan Latin.

Sejarah seolah olah telah melupakan mantan Menteri Penerangan, mantan Perdana Menteri Republik Indonesia dan mantan Ketua Umum Partaai Politik Islam Masyumi, Mohammad Natsir (1908-1993).

Sebagai ulama intelektual, Natsir meninggalkan warisan antara lain Fiqhud da’wah, Capita Selecta, dan kebudayaan Islam. Selain itu M. Natsir juga dikenal sebagi seorang guru bangsa, Pendidik umat, mujahid dakwah, dan seorang alim ( ulama intelektual ).

Kalau kita cermati dari keduanya, ada benang merah yang menyatukan kualitas dari diri keduanya yang merupakan daya gerak dalam kekuatan bicara dalam aktifitasnya. Yaitu kekuatan akidah & imanlah yang mampu membuat kualitas intelektualnya membahana jauh melebihi kapasitas fisiknya. Kita bisa menjumpai keduanya selalu tampil dengan senyuman yang ramah kepada siapa saja yang ditemuinya beserta balutan baju dalam ketinggian tingkat ke-zuhud-annya.

Bagaimana dengan kita ? Sudahkah keikhlasan lantunan doa-doa kepada Allah telah mampu membimbing setiap perkataan & sikap kita, sehingga yang keluar adalah selalu dalam naungan-Nya maupun ridlo-Nya ? Ataukah bisikan-bisikan syaitan yang menjerembabkan hati & perkataan kita kepada kehinaan,kebinasaan,perpecahan dan seabrek keburukan-keburukan yang selalu menyertainya yang terbungkus dengan alasan kata-kata seni, alasan gender, alasan ilmiah yang mengarah ke sekularisme,  alasan egoisme rendah yang tidak terpuaskan nafsunya, yang dikarenakan keringnya ruhiyah serta dangkalnya akidah ?

Berada pada level manakah kita ? Akankah kita membiarkan lidah kita merendahkan harga & martabat diri kita ? Membuat para syaitan & kerabatnya tertawa terbahak-bahak atas kemenangannya setelah berhasil menyesatkan hati & diri kita.

Sedangkan kelak semuanya akan bersaksi dihadapan Dia Sang Maha Kuasa ?

About hachmadi

sharing apa yang bisa kita berikan dan pelajari dari kelebihan orang lain untuk perbaikan diri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: