[agromania] Salah Siapa? – Gawat! Pedagang Lebih Pilih Jual Buah Impor

Berikut ini adalah postingan yang di copas dari mailis Agromania, silakan membaca dan memberikan penilian sendiri-bagaimana menurut hati nurani Anda🙂

Salam Prihatin..
Kita jangan menyalahkan pedagang, cukup wajar mereka mencari sumber dagangan yang murah untuk dapat dijual dengan level harga tertentu demi mendapatkan keuntungan yang cukup bagus.
Masalahnya, buah import secara fisik kualitas dan harga memang lebih bagus. Harga relatif murah dengan kualitas yang cukup bagus. Mengapa..? Karena di LN cara pertanian sudah menerapkan apa yang disebut TEKNOLOGI, dukungan pemerintah juga nyata. Hal ini menyebabkan tingkat produktivitas tinggi, sementara biaya produksi juga bisa murah / ditekan, alhasil..harga jual dari petani bisa murah. Meskipun sudah ditambah dengan bea masuk ke Indonesia ditambah dengan biaya transportasi..nyatanya harganya masih murah.

Sementara di kita, proses produksi masih dilakukan dengan teknologi tradisional, kesadaran petani akan pentingnya proses kesinambungan tanah kurang (maunya pake pupuk instan, gak mau organik) serta harga pupuk yang cukup mahal meskipun sudah disubsidi. Alhasil, produktivitas rendah, biaya produksi tinggi. Jika hasil panen dijual dengan harga sama / di bawah harga jual produk Import, petani tidak makan alias rugi / bangkrut / gulung lahan.

Untuk mewujudkan daya saing dalam bidang pertanian, tidak bisa dilakukan dalam waktu minggu / bulan dan bahkan mungkin tahun. Prosesnya bisa cukup panjang, bisa sampai minimal 5 tahun. Pengelolaan lahan, distribusi pupuk, kesadaran penggunaan pupuk organik demi kesinambungan lahan, penguasaan teknologi pertanian dan peran penelitian dan pengembangan di sektor pertanian (dari pemerintah / swasta), menurut saya bisa mapan setelah dibangun setidaknya 5 tahun.

Lihat saja, di Thailand prosedur Kultur Jaringan biasa dilakukan di skala rumah tangga. Hal ini contoh nyata, bahwa petani di sana mampu membuat bibit bibit dari klon tanaman unggul dalam waktu singkat dengan jumlah yang banyak, ujung-ujungnya biaya pengadaan bibit murah.

Semoga menjadi perhatian semua pihak..

Salam sukses..

Handa S.

About hachmadi

sharing apa yang bisa kita berikan dan pelajari dari kelebihan orang lain untuk perbaikan diri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: