Bangkit atau Menderita

Kita akan terus merasa menderita,
selama kita melihat diri kita menderita.

Kita akan segera berhenti
mengasihani diri sendiri seperti itu,
jika kita melihat diri kita berhak untuk berhasil,
dan segera bangkit dan bekerja.

Kita cenderung berfokus pada rasa sakit,
dan tidak pada upaya untuk meredakan
atau untuk mencegah terulangnya rasa sakit itu.

Apakah mungkin, itu karena kita menikmati penderitaan?

About hachmadi

sharing apa yang bisa kita berikan dan pelajari dari kelebihan orang lain untuk perbaikan diri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: