Dipo Akui Laporkan LHI, PKS: Silakan Publik yang Menilai

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) angkat suara mengenai pernyataan Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam soal laporan media yang menyebutkan mantan Dirjen Peternakan Prabowo Caturroso yang memasok data ke Sekretaris Kabinet sehingga kasus impor daging sapi itu dilaporkan ke KPK.

Dipo mengakui bahwa ada laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 14 November tahun lalu yang menyebut nama Lutfi Hasan Ishaaq.

Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid menyerahkan kepada publik untuk menilai pengakuan Dipo tersebut.

“Publik silahkan menilai apakah ini konspirasi atau tidak, legowo, silahkan,” ujar Hidayat di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/2/2013).

Hidayat hanya mengingatkan agar KPK melakukan kinerjanya secara adil. Anggota Komisi VIII itu juga meminta Seskab menjawab pertanyaannya yang telah dilontarkan jauh-jauh hari.

“Dipo Alam sebagai Seskab, dia dapat PR yang belum dijawab sampai sekarang, ketua fraksi mana yang dimaksud,” kata Hidayat.

Sebelumnya, Bisnis.com memberitakan
Seskab Dipo Alam membantah laporan media yang menyebutkan mantan Dirjen Peternakan Prabowo Caturroso yang memasok data ke Sekretaris Kabinet sehingga kasus daging sapi itu dilaporkan ke KPK.

“Itu tidak benar. Saya tak mengenal dekat dengan mantan Dirjen Peternakan itu. Tolong diluruskan ya kalau saya tidak dapat info dari dia,” kata Dipo di Jeddah, Senin (4/2/2013), saat mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Forum Bisnis Indonesia-Arab Saudi.

Menurut laporan sebuah media, kejanggalan mengenai impor daging terkuak setelah Mentan Suswono menolak status “daftar hitam” terhadap CV Karya Indah dan CV Surya Cemerlang Abadi.

Keduanya anak perusahaan PT Indoguna Utama serta PT Berkat Mandiri Prima.

Ketiga perusahaan itu direkomendasikan masuk “daftar hitam” pada awal 2011 oleh Prabowo Respatiyo Caturroso kala menjabat Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan (Media Indonesia, 3/2).

Dipo mengakui jika pihaknya menyampaikan laporan Sekretariat Kabinet Dipo Alam ke Komisi Pemberantasan Korupsi pada 14 November tahun lalu.

“Di laporan itu memang ada nama LHI. Setelah menyampaikan laporan itu saya langsung terbang ikut rombongan Presiden ke Luar Negeri,” katanya.

About hachmadi

sharing apa yang bisa kita berikan dan pelajari dari kelebihan orang lain untuk perbaikan diri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: