Cita cita dan keinginan untuk bersama Al Qur’an

Mukhayyam Al-Quran Nasional Akhwat

Taujih Shubuh Ustadz Abdul Aziz Abdur Ro’uf, Al Hafzih

Cita cita dan keinginan untuk bersama Al Qur’an, mengisi hari hari bersama Al Qur’an, jangan banyak kosong.
Perlu kesabaran untuk bisa setiap hari untuk bisa bersama Al Qur’an.
Pungkasnya, minimal bagi mereka yg ingin menghafal Al Qur’an, maka standar minimal bersama Al Qur’an adalah 3 jam, ini setara dengan 5 juz. Dan tidak harus sekali duduk. Dengan cara seperti itu InsyaAllah 30 juz terasa pendek di hati kita.

Dengan bersabar bersama Al Qur’an semoga kita dicatat sebagai orang yang shodiqin,
“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. (QS. At Taubah : 119)
Orang yang senantiasa jujur dalam mendekatlkan diri kepada Allah. Hasilnya adalah terbangunnya sikap tawakkal kepada Allah.

Bertawakkal adalah peyerahan diri kepada Allah secara total. Kita merasa tidak ikut ikutan dengan permasalahan hidup kita.
Politik kalau tdk disikapi dengan tawakkal maka seseorang merasa belum puas kalau belum melakukan berbagai macam manuver manuver politik agar politiknya menang, karena banyaknya manuver sampai lupa ibadahnya kepada Alllah, lupa berdzikir, lupa tilawah, dikira dengan melupakan semua itu akan lebih baik manuver manuver politiknya.

Rumah tangga juga demikian, diperhatikan rumah tangga dari A sampai Z sampai beres. dan harus dibayar dengan tidak sholat tepat waktu, tanpa dzikir, tanpa tilawah, tanpa khusyuk,semua ditinggal untuk mengurus rumah tangga. Dan pada akhirnya hasilnya tidak memuaskan dan pada akhirnya berkesimpulan rumah tangga itu berat.
Fatimah Radhiyallahu’anha ketika mengeluh kepada Rasulullah tentang rumah tangga ini berat maka solusinya bukan menghadirkan pembantu, akan tetapi solusinya perbanyak tasbih, tahmid dan takbir. Agar supaya Allah akan melihat dalam diri kita tawakkal lalu Allah merasa “Hamba saya ini dipercaya untuk mengurus menghidupnya, mengurus urusan urusannya, mengurus problem hidupya.”

Terkadang orang yang bersama Al Quran itu digoda oleh syaitan, dengan urusan urusan hidupnya.

Allah menjelasakan dalam Al Quran ,

“Dan bertawakkallah kepada Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang” (QS. Asy Syu’ara : 217)
‘Al Aziz yang Maha mengurusi, tak merasa kerepotan mengurusi kita.
“Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sembahyang)” (QS. Asy Syu’ara : 218)
Yang diinginkan oleh Allah adalah berdirinya dalam sholat.
Kalau berdirinya 15 menit maka diperhatikannya 15menit, kalau berdirinya 4 jam maka diperhatikannya 4 jam.
singkatnya Allah berkata, “Saya akan melihat kamu kalau kamu sedang qiyamullail”.

Semoga Allah sampaikan kita kepada 30 juz dan setelah itu kita diantarkan oleh Allah 30 juz sampai kita dipanggil oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

About hachmadi

sharing apa yang bisa kita berikan dan pelajari dari kelebihan orang lain untuk perbaikan diri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: