Kiat untuk istiqomah dalam beriteraksi dengan Al Quran

Kiat-kiat yang disampaikan oleh ustadz Abdul Azis Abdur Rauf, Lc (al
hafidz):

* Jangan merasa cukup dengan apa yang sudah kita lakukan. ”ah, tadi pagi
kan sudah membaca Al Qur’an, sekarang tidak perlu”. ”ah, kemarin kan sudah,
sekarang tidak usah” harus dihilangkan.

* Berusahalah untuk merasakan kenikmatan dan mendambakan kenikmatan
berlama-lama berinteraksi dengan Al Qur’an

* Yakinlah atas mu’jizat Al Qur’an sehingga kita bisa merasakan keagungan
Al Qur’an

* Benchmark: rokok saja (yang jelas-jelas tidak ada gunanya bahkan haram
menurut fatwa MUI) bisa membuat orang ”sangat akrab”, masa tidak bisa akrab
dengan Al Qur’an

* Perbanyak tilawah Qur’an dengan belajar dari best practice: Abu Hanifah
sepanjang hayatnya mengkhatamkan Al Qur’an 7000 x (anggap saja umurnya 70
th, sehingga kurang lebih sepekan khatam 2 kali)

* Tidak memakai ”tapi” dalam membangun motivasi. ”saya ingin menghafal Al
Qur’an, tapi kan saya sibuk”, ”tapi kan saya sudah 60 th”, ”tapi kan saya
harus berinteraksi intensif dengan anak’, ”tapi kan …. tapi kan … tapi kan
…” hilangkan ”tapi”, ganti dengan YAKIN, YAKIN dan YAKIN

* Jika sudah YAKIN, lanjutkan dengan ”BERAKSILAH”, yaitu perbanyak tilawah
dan hafalan

* Cari dan tumbuhkan segala macam alasan agar tekad bulat selalu terjaga

* Tinggalkan logika manusia (terlalu banyak yg dihafal, sibuk, sudah tua,
dll) yang bisa menghambat semangat menghafal Al Qur’an

* Konsentrasi pada ”AKSI”, jangan konsentrasi pada hasil dan jangan
memikirkan kendala

* Jangan jadikan usia sebagai kendala, banyak sudah contoh saudara kita
yang berhasil menjadi penghafal Al Qur’an dalam usia yang sudah lanjut

* Targetkan ”Al Fatihahkan” semua surat dalam Al Qur’an (hafal betul
seperti menghafal Al Fatihah)

* Tetapkan target, misal ”sebelum usia 40 th, saya harus sudah menghafal Al
Qur’an). Target yg paling baik adalah ”sebelum tutup usia, saya harus sudah
selesai menghafal Al Qur’an”, karena usia manusia tidak ada yang tahu,
sehingga kita akan semangat setiap saat untuk menghafal.

* Tanamkan dalam diri bahwa hidup hanya sekali dan sebentar, harus
manfaatkan waktu yang sekali dan sebentar ini untuk menghafal Al Qur’an

* Sering-seringlah mentafakuri kehidupan

* Perbanyak berdoa dan beramal sholeh

”Semoga kita semua ditakdirkan oleh Allah menjadi bagian dari para
penghafal Al Qur’an”

About hachmadi

sharing apa yang bisa kita berikan dan pelajari dari kelebihan orang lain untuk perbaikan diri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: